Praya – Jembatan Tenjong di Dusun Gerepek Desa Bunut Baok Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), pada Kamis (18/2) malam sekitar pukul 17.00 wita menjadi saksi bisu yang menyakitkan bagi HW (17) seorang gadis asal Desa Jurang Jaler Praya Loteng yang dibuat mabok oleh 5 orang pemuda bejat ini untuk selanjutnya dibawa dan diperkosa secara bergiliran.
Awalnya, menurut keterangan korban pada pihak kepolisian Polres Loteng yang disampaikan oleh Kapolres Loteng AKBP Nurodin SIK pada kicknews, jumat (26/2) pagi mengatakan, seorang teman yang dikenal korban MH mengajak korban HW jalan-jalan disekitar jembatan Tenjong.
“Namun sesampainya dijembatan, sudah ada 4 orang laki-laki yang sedang minum-minuman keras,” kata Kapolres. “Korban kemudian dipaksa oleh mereka untuk ikut minum hingga akhirnya korban tak sadarkan diri, dan setelah korban tak sadarkan diri itu pelaku atas nama MF memperkosa korban,” lanjut Nurodin.
Para pelaku MI (21), MH (29) dan MF (25) berasal Dsn. Bundadak Ds. Bunut Baok Kecamatan Praya serta LMTH alias D (18) dan Z (30) dari Dsn. Prandap, Ds.Bunut Baok, Kecamatan Praya, kemudian membawa korban kerumah Z untuk selanjutnya diperkosa lagi secara bergiliran oleh MI, MH, MF.
Sementara korban HW yang masih dalam keadaan tidak sadar, pada (18/2) sekitar pukul 20.00 wita, kembali diperkosa oleh Z dan LMTH.
“Korban yang masih belum sadar kemudian oleh salah seorang pelaku diantarkan pulang kerumahnya,” jelas Nurodin.
Setelah korban HW sadar, iapun menceritakan kepada orang tuanya apa yang telah menimpanya. Mendengar cerita anaknya, akhirnya orang tua korban melaporkan perihal pemerkosaan tersebut ke Polres Lombok Tengah.
Berbekal laporan dan informasi korban, akhirnya polres Loteng melakukan penangkapan terhadap kelima pelaku di rumah mereka masing-masing.
“Mereka akan dijerat pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara,”imbuhnya.
Kini kelima pelaku sudah mendekam di tahanan polres loteng untuk diproses lebih lanjut.*
Sumber :kicknews.today













0 komentar:
Posting Komentar