Iklan

Senin, 10 Agustus 2015

Ibunaya jannah Sedih, Ankanya Belum Juga Pulang


JURNALISLOMBOK.COM - Kasus Jannah masih belum menemukan Titik Terang, Kasus yang bermula dari Tidak diberikannya Makan oleh majikannya, dan permintaan Pulang kepada majikannya semakin menjadi jadi, Pasalnya, Jannah yang saat ini ingin pulang ke Lombok tengah harus menunggu tiket yang akan di belikan oleh majikannya dengan Uangnya sendiri, majikan jannah yang berpropesi sebagai Polis di Abu dabi tersebut memberikan janjai kepada Jannah untuk di pulangkan selasa ini, Namun sampai Hari ini Jannah belum menerima Tiket yang di belinya melalui Majikkannya.seperti saat di tayakan mengenai tiketnya oleh team Kobumi "ELIS" menanyakan hal tersebut, namun jannah menceritakan bahwa jannah sampai saat ini belum menerima Tiket dari Majikannya " saya belum menerima tiket dari majikan, padahal uang udah saya kasih untuk beli tiket, sampai saat ini belum di belikan, majikan macam apa kayak gini" demikian ringkasan percakapan jannah dengan Elis kobumi melalui media Wattsap.
jannah bercerita melalui media Wattsap dengan suara yang sedih, pasalnya sampai saat ini jannah belum menerima Makanan, jannah menceritakan apa yang di alaminya, jannah mengalami Troma yang berat setelah mengalami musibah tersiramnya Air mendidik di Badannya yang mengakibatkan jannah harus di Rawat di rumah sakit dengan biaya sendiri (potong gaji). Jannah yang di Batu Oleh team KOBUMI  tersu berusaha agar Hal ini segera Tuntas, dan Jannah dapat berkumpul Lagi bersama Keluarganya.
kesedihan juga di alamai Oleh keluarga jannah. Inaq siti Maryam bercerita sambil memperlihatkan photo anaknya kepada Jurnalislombok.com  raut wajah iniq Maryam yang begitu sedih dan ingin cepat cepat melihat anaknya Pulang, " Saya setiap hari menunggu Kabar dari jannah tapi beberapa hari ini jannah tidak pernah menelpon saya, semoga saja cepat sampai Lombok, karna nanti sampai lombok saya akan obati lukanya dengan obat tradisonal agar bekas lukanya bisa Memudar"
ibu jannah yang berpropesi sebgai dagang di sebuah kantin sekolah ini dengan wajah yang begitu sedih bercerita bagai mana jannah dulunya, dengan penuh rasa syukur atas beberapa Bantuan dari Teman temannya yang berada di sana dan dari Hongkong yang membantu jannah mengurus segala sesuatunya, dan inaq Maryam pun berharap agar anaknya segera Balik. (zahid)

0 komentar:

Posting Komentar

Tag Terpopuler