LOMBOK TENGAH – JURNALISLOMBOK.COM - Sekitar 1000 warga yang terdiri dari berbagai element masyarakat, hadiri acara Safari Silaturrahim Ramadhan 1436 H yang berlangsung di halaman Sekolah Menengah Pertama (SPN) 1 Praya Barat. Safari yang digelar Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah pada Selasa (23/6) yang dimulai pukul.21.00 wita tersebut, berlangsung khidmad.
Camat Praya Barat,H.L.Muhammad Zaini,SIp dalam kata-kata penerimanya menyampaikan, Salah satu keberhasilan pembangunan yang menonjol di Kecamatan Praya Barat, yakni angka kematian ibu melahirkan nol. Begitu juga dengan kasus gizi buruk, tercatat nol. Selain itu, berbagai macam pembangunan infrastruktur juga telah dibangun diseluruh desa dikecamatan tersebut.
Camat menyebutkan, dalam hal pembangunan pemerintahan, pihaknya telah melakukan berbagai pelatihan kepada seluruh aparat desa dalam rangka mengoptimlakan pelayanan terhadap masyrakat.”Dibidang ekonomi, adanya 3 pasar dan 2 unit koperasi dikecamatan tersebut serta 2 unit perbankgan, telah mampu memberikan kemudahan dalam menjalankan usaha masyarkat,”katanya.
Dibidang pendidikan jelas Camat, angka kelulusan mencapai 99,90 persen, namun demikian banyknya lahan Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang hingga saat ini belum memiliki sertifikat, membuat kosentrasi proses belajar mengajar terkadang tergagangu, karena adanya warga yang mengklaim kalau tanah lokasi SDN merupakan tanah meilik mereka.
Dibidang pertanian lanjut Camat, Kecamatan Praya Barat telah meningkatkan produksi kedelai dengan Program Gerakan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GPTT) pada sekitar 2000 hektar lahan pertanian. Sementara dibidang keamanan, sesuai dengan adanya Program Opsimantu bidang keamanan dan ketertiban, maka TNI-Polri dan Pol-PP bersatu padu menjaga keamanan.”Masih banyak lagi dampak pembangunan BIL dan hotel yang dan tidak bisa disebut satu persatu. Yang pasti saat ini seluruh warga telah menikmati semua hasil pembangunan tersebut,”tukasnya.
Seluruh unsur masyarakat tampak hadir pada Safari ramadhan malam pertama itu. Mulai dari pengurus masjid dari masing-maing desa, unsur pemerintahan desa baik Kepala Dusun (Kadus), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pol-PP dari masing-masing desa, Bhabinsa dan Bahabinkamtibmas, tokoh pemuda, tokoh agama dan juga tokoh masyrakat, semua tampak memenuhi kursi yang telah disediakan panitia.
Jajaran Forum Koordinasi Pemerintahan Kecamatan (Forkopinca) dan juga jajaran Forum Komunikasi Pemda (Forkopinda) juga tampak seluruhnya hadir, walau sebagianya diwakili. Dari Jajaran Satauna Kerja Pelayan Masyarakat (SKPM) Lombok Tengah, baik Kepala Dinas, kepala Badan dan Kepala Kantor serta Dirut RSUD Praya, juga terlihat hadir dilokasi.
Bupati dan Wakil Bupati ,serta Ketua DPRD Lombok Tengah, H.A.Fuaddi, FT,SE juga turut hadir dalam acara yang dilaksanakan dengan cara santai dan jauh dari kesan fotmal tersebut. Dalam Sambutanya, Bupati, H.M.Suhaili,FT.SH.MM menyatakan, dirinya merasa perlu meluruskan anggapan sebagian orang dari tujuan dilaksanakanya kegiatan tersebut.”Perlu kami luruskan, bahwa tujuan diadakanya kegaiatan ini semata-mata untuk menyambung silaturrhim, berkumpul dengan satu tujuan, manyatukan tekad agar bagaimana terwujudnya kemaslhatan umat dan seluruh masyarakat,”katanya.
Selain itu, kegiatan itu sebagai tempat mengkaji, mencari refrensi terhadap sejauh mana ihktiar yang selama ini sudah dilakukan. Apalagi tidak terasa saat ini, sudah 5 tahun dirinya dan Wakil Bupati berkhidmat beriihktiar membangun daerah.”Untuk itu, melalui kesempatan ini, kami mohon ampun kepada Allah dan seluruh masyarakat atas kekurangan kami. Karena kami sadari masih banyak tunturan masyrakat yang belum kami penuhi,”jelasnya.
Seperti diketahui lanjut Bupati, pada acara safari tersebut, seluruh unsur diundang dan diharapkan menghadirinya. Dengan begitu, diharapkan bila sebelumnya banyak terjadi perbedaan antara unsure masyarakat yang satu dengan yang lain, maka bisa disatukan.”Yang selama ini selalu berbeda, mulai kesempatan ini mari kita bersatu dan terus menjaga kekompakan. Karena dengan begitu, maka segala sesuatu yang sulit, bisa ringan terasa bila dipikul bersama-sama,”imbuhnya.
Melalui kegiatan itu, Bupati memohon pamit, karena per tanggal 27 Nopember nanti, secara resmi masa jabatanya sebagai pelayan atau khadam masyrakat Lombok Tengah sudah berkahir. Ia secara mendalam meminta maaf terhadap begitu banyaknya hutang harapan masyarakat yang belum ia penuhi.”Kami mohon pamit, kalaupun nanti Allah mengijinkan dan masyarakat menghendaki untuk maju lagi dalam Pemilukada, Inshaallah,”tukas Bupati.
Usai sambutan Bupati tersebut, baik Bupati dan seluruh warga yang hadir kemudian menikmati sajian berupa nasi bungkus secara berjamaah dilokasi acara. Yang unik, kepala desa saat itu didaulat untuk melayani dan mengam,bilkan nasi bungkus untuk jajarnya dipemerintaha desa dan juga tokoh masyrakat setempat.(Talenta FM)












0 komentar:
Posting Komentar