Iklan

Selasa, 14 Juli 2015

Seorang Pegawai RSUD gagal melakukan pungutan Liar

PRAYA - LOMBOK NEWS - Memalukan, kata ini yang bisa terucap dari masyarakat yang tau hal ini.
Pungli yang di lakukan oleh seorang petugas RSUD yang sampai saat ini belum di ketahui statusnya. Apakah seorang perawat atau dokter. Kejadian yang hampir menimpa jurnardi. Alumni mahasiswa Unram jurusan teknik mesin ini. Membuat petugas tersebut kehabisan akal.
Junardi menceritakan, pada saat ingin membuat surat keteranagan bebas narkoba dan kesehatan tiba tiba di suruh untuk cek jantung. Petugas tersebut berdalih jika ingin mendapatkan tanda tangan dari dokter harus cek jantung dulu. Junardi mengiyakan keinginan tersebut. Tanpa rasa ragu junardi berbaring sambil di periksa.
Setelah di periksa. Tiba tiba junardi di suruh membayar 75.000 berdalih biaya cek jantung. Saat junardi bertanya "di bayar di mana" pegawai tersebut menyuruh bayar di tempat "bayar di sini mas" lalu junardi meminta untuk di buatkan kwitasi pembayaran. Dengan santainya pegawai tersebut mengatakan "maaf disini tidak ada kwitansi" merasa di kibuli lalu junardi menyuruh untuk di buatkan di loket. Tiba tiba dengan muka yang kesal. Pegawai tersebut langsung berkata "ndak usah bayar deh mas" dan pegawai tersebut langsung mengambil hasil tes jantung yang terdapat dalam berkas junardi. Lalu junardi bersalaman. Dengan tangan yang sangat dingin pegawai tersebut berjabat tangan dengan wajah yang sangat kesal.
Junardi berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali.  Dan menjadikan ini sebuah pelajaran bagi kita semua. (Zahid)

0 komentar:

Posting Komentar

Tag Terpopuler