LAHAT - LOMBOK NEWS - Nahas apa yang dialami Sony (45) warga Padang, Sumatera Barat.
Pasalnya, meski sudah berusaha sekuat tenaga 'menaklukkan' tanjakan di Jalan
Lingkar Kota Lahat, yang memang dikenal berbahaya, upayanya gagal.
Mobil fuso warna
hijau, dengan nomor polisi B 9423 SYT yang dikemudikanya terjun bebas ke jurang
dengan kedalaman sekitar 10 meter.
Saat berada di lereng,
posisi mobil sudah berubah, ban kendaraan yang biasanya berada di bawah sudah
mengarah ke langit. Akibatnya, barang bawak-an fuso yang dikemudikan Sony,
berupa minuman ringan dalam kemasan botol berhamburan.
Peristiwa naas
tersebut sendiri terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, (8/7). Sebelum kejadian, Fosu
yang dikemudikan Sony konvoi bersama dua fuso lainnya, melaju dari Jakarta
tujuan Padang, Sumbar. Saat hendak mendaki tanjakan, Sony yang berada dalam
mobil seorang diri pun berada diantara dua fuso rekannya. Namun, mobil juga
bermuatan berat didepannya, agak kesulitan mendaki. Keadaan itu membuat Sony,
berusaha menghentikan mobil yang dikemudikannya ditengah-tengah tanjakan.
"Spontan mobil
mati, stir terkunci. Aku berusaha mobil stop. Apalagi di belakang kendaraan ada
mobil temen. Tapi aku gagal," cerita Sony.
Menurutnya, jika ia
memaksakan diri untuk turun tanjakan dengan posisi mundur, dikhawatirkan akan
menabrak mobil temannya di belakang. Akhirnya, mobil diarahkan ke sisi kanan
jalan.
Dengan kondisi rem
yang tidak berfungsi lantaran mesin mobil sudah mati, mobil pun sempat
menghantam bahu jalan, sebelum akhirnya terguling disisi jurang. Muatan minuman
kemasan yang berada dalam 1.500 kardus tersebut langsung berserakan. Posisi
mobil langsung terbalik 180 derajat.
"Syukurlah aku tidak cedera sedikit pun
dan lepas dari maut. Baru dua kali ini melintas di Jalan Lingkar Lahat,"terangnya. (TRIBUNSUMSEL.COM)













0 komentar:
Posting Komentar