MONG KOK | HONG KONG – Warga Indonesia kembali menjadi korban pembunuhan sadis di Hong Kong. Kali ini menimpa seorang perempuan yang diduga bernama Wiji, berusia 37 tahun.
Media-media Hong Kong memberitakan, tubuh perempuan bernasib malang ini ditemukan seorang pejalan kaki di trotoar Changsha Street dekat persimpangan Shangsai Street, Mong Kok, Senin (8/6), sekitar jam 10:44 pagi. “Seorang pria menelepon polisi setelah dia melihat ada lengan menjulur keluar dari gulungan kasur,” kata juru bicara polisi, seperti dilansir South China Morning Post.
Apple Daily menulis kronologi, penemuan mayat ini berawal dari seseorang yang iseng menendang gulungan kasur tersebut. Begitu kasur terbuka, terlihat sosok tubuh wanita berpakaian singlet (kaos oblong tanpa lengan) dalam keadaan mengenaskan. Lengan kanan terdapat bekas luka semacam sabetan pisau, pahanya lebam-lebam, dan ada luka menganga di wajah.Ketika tim polisi dan tim penyelamat datang, korban dinyatakan tak lagi bernyawa.
Dituturkan oleh tim kepolisian, korban tinggal bersama pacarnya, seorang resident Hong Kong. Mereka hidup di teras terbuka di sebuah apartemen tua di lantai satu. Kondisi tempat tinggal mereka nyaris seperti tempat tinggal gelandangan: kumuh dan tanpa atap.
“Korban orang Indonesia, 37 tahun, perempuan,” kata Lo Chung-wong, pejabat Chief Inspector Unit Kriminal Kepolisian Daerah Kowloon West, sebagaimana diberitakan RTHK.
Namun belum diketahui secara pasti identitas korban. Apple Daily menulis, korban diduga bernama Wiji.
“Korban telah tinggal di Hong Kong selama 8 tahun,” kata Lo Chung-wong. Namun belum dapat dipastikan, apa status tinggal korban di Hong Kong: apakah ia seorang buruh migran Indonesia, atau bukan.
Menurut keterangan beberapa saksi, pacar korban memiliki catatan kriminal atas kasus penyimpanan narkoba. Pacarnya yang diduga pelaku itu juga sering dikejar-kejar penagih hutang. Ia diduga sering menganiaya Wiji.
Belum diketahui apa motif pembunuhan ini. “Kami masih menyelidiki penyebab kematiannya,” kata juru bicara kepolisian.
Pembunuhan sadis yang menimpa Wiji mengingatkan kita pada peristiwa tahun lalu: dua bekas BMI pekerja rumah tangga, Sumarti Ningsih dan Seneng Mujiasih tewas mengenaskan di Wan Chai. Keduanya menjadi korban kekejian, tewas dan dimutilasi yang diduga dilakukan seorang bekas bankir. [Yuni/Razak]












0 komentar:
Posting Komentar